Senin, 30 Mei 2016

MASA DEPAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN

   
 Dalam perkembangannya ,teknologi sebagaimana yang telah diuraikan dalam artikel yang berudul dampak positif dan negatif memuat dampak ambigu(dual effect).teknologi selain menjanjikan sebuah dunia yang lebih baik berbasis digital juga menjanjikan keterpurukan dan kehancuran bagi penggunanya atau bahkan mungkin umat manusia seluruhnya..sebut saja program nuklir beberapa negara berbasis teknologi seperti korea utara ataupun israel.Tentunya menjadi gambaran mengerikan ketika pada hari ini terjadi pertumpahan darah yang menelan korban dalam jumlah besar.Contoh lain adalah penyimpangan berupa pelecehan dan kekerasan seksual yang akhir-akhir ini marak diberitakan.

       Tentunya dalam mempertimbangkan masa depan teknologi tidak hanya berdasarkan pandangan negatif tanpa mempertimbangkan dampak positif penggunaan teknologi atau bahkan menafikannya.gunting misalnya,memiliki fungsi menggunting atau membelah kain ataupun memotong rambut juga membersihkan ikan dan sebagainya.sehingga gunting menjadi hal yang bermanfaat sesuai dengan tujuan penciptaannya dan diharapkan kehadirannya.Akan tetapi,gunting dapat pula menjadi senjata mengerikan ketika disalahgunakan untuk membunuh misalnya.Maka demikian teknologi  menjadi momok yang menyeramkan bagi setiap penggunanya.sehingga keberadaan teknologi masih tetap diharapkan kehadirannya namun yang perlu diperbaiki adalah para pengguna teknologi tersebut.sekian.

Dampak Positif dan Negatif Teknologi dalam Pendidikan

Teknologi telah menjadi kebutuhan setiap insan dalam kehidupan, yang juga menimbulkan untung dan rugi. Berikut akan dijelaskan dampak positif dan negatif teknologi terhadap pendidikan.
Teknologi diperkenalkan hampir setiap tahun dan tampaknya kita berada di jalan untuk membuat hidup kita lebih mudah dan lebih nyaman. Pendidikan, yang merupakan refleksi dari perkembangan masyarakat dan merupakan batu pondasi masa depan bangsa telah mengalami perubahan drastis dalam lima puluh tahun terakhir.

Dampak positif teknologi pada pendidikan

Berbicara dalam sudut pandang positif, dampak teknologi terhadap pendidikan telah menjadi fenomenal. Menggunakan internet dan komputer sebagai media yang efektif untuk membangun komunikasi antar sekolah, guru, siswa dan orang tua, lembaga pendidikan telah mampu menangani banyak hal yang sebelumnya tidak ditangani dengan mudah karena keterbatasan geografis atau kurangnya teknologi yang memadai.
Peningkatan pembelajaran
Perkembangan teknologi seperti kamera digital, proyektor, perangkat lunak, komputer, presentasi PowerPoint, alat visualisasi 3D, semua ini telah menjadi sumber daya besar bagi guru untuk membantu siswa untuk memahami konsep dengan mudah. Harus dipahami bahwa penjelasan visual dari konsep akan membuat belajar jadi menyenangkan bagi siswa. Mereka dapat lebih berpartisipasi dalam kelas dan bahkan guru mendapatkan kesempatan untuk membuat kelas mereka lebih interaktif dan menarik. Pentingnya teknologi di sekolah-sekolah dapat dipahami dari fakta bahwa hal itu memberdayakan sistem pendidikan dan menghasilkan siswa yang lebih baik.
Peningkatan pengetahuan
Siswa dapat menyelesaikan proyek-proyek penelitian mereka dengan mengacu pada sejumlah besar informasi yang tersedia di internet, yang mampu mengembangkan analisa yang baik dan keterampilan riset. Dengan mengacu pada sejumlah besar sumber daya, siswa dapat menggunakan keterampilan penilaian untuk memilih bahan terbaik dan menggunakannya untuk menyelesaikan proyek tersebut. Dengan begitu, siswa dapat mengembangkan kemampuan penelitian yang lebih baik.
Tidak ada jarak
Dengan diperkenalkannya program online hampir tidak ada kebutuhan secara fisik di dalam kelas. Bahkan beberapa universitas luar negeri sudah memulai program online. Pembelajaran jarak jauh dan pendidikan online telah menjadi bagian integral dari sistem pendidikan saat ini. 

Dampak negatif teknologi pada pendidikan

Sebagai guru, akan merasa lebih mudah untuk memberikan materi belajar dengan menggunakan internet sebagai alat komunikasi. Perkembangan teknologi telah membuat hidup lebih mudah bagi guru dan siswa. Namun, di sisi lain terdapat juga dampak negatifnya.
Teknologi membuat siswa kurang produktif dan malas. Sebuah keyakinan bahwa mesin pencari selalu ada, telah membuat siswa tidak sabar. Mereka hanya melakukan copy paste informasi untuk menyelesaikan tugas dengan cepat.
Curang
Perkembangan teknologi seperti kalkulator grafik, jam tangan berteknologi tinggi, kamera mini, handphone dan peralatan serupa telah menjadi sumber untuk berbuat curang dalam ujian. Hal ini lebih mudah bagi siswa untuk menulis rumus dan catatan pada kalkulator grafik.
Kurangnya fokus
SMS atau pesan singkat telah menjadi hobi favorit banyak siswa. Siswa terlihat bermain dengan ponsel mereka siang dan malam, ketika menyeberang jalan, atau bahkan saat mengemudi dan juga saat berada dalam kelas. Menjadi selalu terhubung ke dunia online telah mengakibatkan kurangnya fokus dan konsentrasi di bidang akademik, bahkan dalam olahraga dan kegiatan ekstra kurikuler. Hal ini tentu tidak mungkin untuk membaca atau belajar pelajaran yang sulit pada saat yang sama, selagi chatting dengan teman, dan tetap login ke facebook. Video game misalnya, juga telah menjadi gangguan terbesar bagi siswa.
Ketrampilan menulis menurun
Dapat dimengerti bahwa dalam era komputer, hampir tidak ada kebutuhan ketrampilan menulis. Dengan menulis, membuat kita lebih fokus dan memberi kita kesempatan untuk mengekspresikan diri lebih mendalam. Keterampilan menulis juga menyampaikan aspek yang lebih dalam tentang kepribadian kita seperti kemampuan organisasi dan kemampuan untuk mengekspresikan ide-ide kita dengan cara yang halus. Mengetik di keyboard tidak mengganggu kreativitas dalam menulis. Namun demikian, keterampilan menulis dengan tangan tentu merupakan bagian integral dari pendidikan yang baik.

Penggunaan teknologi adalah untuk meningkatkan taraf pendidikan siswa dan tidak menyia-nyiakan sumber daya seperti waktu dan uang. Karena teknologi memiliki kedua dampak positif dan negatif, kita harus melakukan upaya untuk membantu siswa dan anak-anak dalam menggunakan teknologi secara tepat.

pentingnya pendidikan bagi kehidupan



                                    PENDIDIKAN SEBAGAI MEDIA INSPIRASI

Dalam sebuah buku yang cukup terkenal dan begitu laris dengan judul ”Cashflow Quadrant” yang ditulis oleh Robert T Kiyosaki, disebutkan tentang kisah perjuangan seekor ulat kepompong yang kemudian berubah menjadi kupu-kupu yang dapat terbang dan kisah “Ayah kaya dan Ayah miskin” yang inti dari kisah-kisah tersebut adalah memberikan pendidikan (baca: inspirasi) bagi para pembaca. Buku yang lahir berdasarkan jejak pendidikan formal dan non formal (pengalaman hidup) tersebut ditulis dengan gaya bahasa yang lugas, mudah dipahami namun padat serta inspiratif. Oleh sebab itu, sangat cocok dan bijak untuk dibaca bagi anda yang ingin mendapatkan inspirasi.
Pendidikan sebagai media inspirasi adalah wacana yang telah membumi dan diterima oleh segenap manusia. Pendidikan sebagai agen perubahan(Agent of Change) telah berhasil menginspirasi sekian banyak manusia dalam melangsungkan kehidupan menuju pada apa yang dicita-citakan dan mengawal gerak perubahan menuju cita-cita tersebut serta sebagai penawar dari sekian banyak racun pemikiran yang senantiasa hadir disetiap keadaan, waktu dan tempat.
 Sebagai pembentuk sejarah (Agent of History),pendidikan  berhasil membentuk, mendidik, membina, mengarahkan, mendampingi dan menghadirkan serta hal lainnya yang bersentuhan dengan cita-cita hidup manusia dalam pandangan positif territorial maupun universal yang kita kenal sebagai peradaban.